Voltage Ripple Untuk Mengukur Kecepatan Putar Motor DC

Voltage Ripple Untuk Mengukur Kecepatan Putar Motor DC
     Motor DC memiliki komutator dan sikat (brass) yang menghubungkan kumparan (biasanya 3 kumparan) pada jangkarnya, ketika sikat menghubungkan arus listrik ke komutator terbangkitlah riak tegangan yang frekuensinya merepresentasikan kecepatan motor. Fenomena ini bisa kita amati pada CRO atau osiloskop saat motor berputar. Riak ini semakin jelas saat motor memiliki beban, dengan menambahkan resistor bertahanan kecil 1-10 ohm secara seri dengan suplai motor akan memudahkan pengamatan/ pengukuran riak ini. Perhatikan rangkaian dibawah ini:
     Riak dari sikat motor DC dikopling oleh sebuah kapasitor kemudian diperkecil tegangannya oleh trimpot sebelum dimasukkan ke basis transistor, atur trimpot sampai didapat keluaran transistor berupa on/off, kemudian ukur frekuensinya dengan frekuensimeter atau microcontroler. cukup sederhana bukan??? tetapi cara ini memiliki keterbatasan, terkadang riak dari motor terlalu kecil sehingga sulit untuk dibaca sehingga akurasi dari metode ini tidak terlalu baik. metode ini juga tidak serta merta dapat menggantikan optical encoder yang sinyal outputnya sama-sama pulsa. Metode ini lebih cocok diaplikasikan pada motor yang tidak membutuhkan pengukuran dengan tingkat akurasi tinggi seperti, kipas angin, pompa air DC, dan aplikasi motor kecil lainnya.
     Rangkaian ini efektif jika motor dapat menghasilkan riak 50-100mVpp. apabila riak kurang dari itu maka perlu ditambahkan R1 sebesar 1-10ohm, D1 (1N4148) dibutuhkan untuk motor dengan arus yang besarnya lebih dari 2A. C1( kira2 1uF), C2( 0.1-1uF) menghaluskan riak pada basis transistor, memperkecil C2 akan meningkatkan tegangan riak dan sensitifitas, namun apabila terlalu kecil akan menyebabkan noise mengotori pulsa keluaran. Nilai C1 dan C2 disesuaikan dengan ukuran motor dan kecepatannya. Sedangkan untuk transistornya bisa menggunakan general NPN transistor yang berukuran kecil seperti FCS9013.

     Mudah bukan??? dengan metode ini kita bisa mengukur kecepatan motor DC dengan sangat murah dan sederhana walaupun tidak terlalu akurat. Lain kali kita bahas metode lain untuk mengukur kecepatan motor tanpa sensor salah satunya dengan memanfaatkan dengan back emf.
Sumber:http://www.romanblack.com/encoder.htm





Share this product :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template | Distributed By: BloggerBulk
Proudly powered by Blogger